


Metro – Bappeda Kota Metro melaksanakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pemanfaatan Spatial Decision Support System (SDSS) dalam perencanaan pembangunan untuk penguatan perencanaan dan penganggaran dengan pendekatan money follow program. Kegiatan ini dihadiri oleh Bidang-bidang Bappeda dan melibatkan Dinas Teknis di bawah koordinasi masing-masing, Selasa (2/9/2025).
Kegiatan ini bertujuan mendukung pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah dengan penciptaan sebuah inovasi yaitu “TANAH HARAPAN” (Transformasi, Akselerasi, Harmonisasi Holistik dalam Aset Ruang Perencanaan). Tanah Harapan merupakan aplikasi dengan sistem berbasis Spatial Decision Support System (SDSS) yang dikembangkan dengan mengintegrasikan data spasial dan sektoral dari berbagai OPD untuk menghasilkan peta tematik, analisis rekomendasi, serta mendukung transparansi dan efektifitas pengambilan keputusan.
Sebagai implementasi awal Tanah Harapan, Bappeda Kota Metro melaksankan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pemanfaatan Spatial Decision Support System (SDSS) dalam perencanaan pembangunan untuk penguatan perencanaan dan penganggaran dengan pendekatan money follow program. Kegiatan ini dihadiri oleh Bidang-bidang Bappeda dan melibatkan Dinas Teknis di bawah koordinasi masing-masing.
Melalui FGD ini disampaikan peta tematik Tanah Harapan dan Modul Awal tanah Harapan (Modul Kemiskinan dan Modul Stunting 2024). Dengan inovasi layanan Tanah harapan berbasis SDSS diharapkan dapat memberikan manfaat antara lain: perencanaan dapat lebih terarah, pengalokasian anggaran dapat lebih efektif, evaluasi dampak kebijakan yang lebih baik, peningkatan koordinasi antar OPD, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Metro.
Langkah awal melalui FGD Tanah harapan ini dilakukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih data-driven, transparan, dan partisipatif. Masyarakat dapat mengakses peta tematik secara terbuka, dan pembangku kepentingan mendapatkan isisght yang kuat untuk Menyusun program berbasis Analisa spasial yang akurat.